5 Kesalahan Kecil Saat Berdoa yang Sebaiknya Dihindari
Berdoa adalah salah satu ibadah paling mulia dalam Islam. Lewat doa, seorang hamba mengekspresikan ketergantungannya secara penuh kepada Allah Ta'ala. Namun, dalam praktik sehari-hari, sering kali kita melakukan beberapa kekeliruan kecil tanpa disadari. Meski terlihat sepele, kesalahan-kesalahan ini bisa mengurangi adab dalam berdoa atau bahkan menjadi penghalang terkabulnya permohonan tersebut.
Berikut lima kesalahan kecil saat berdoa yang sebaiknya kita hindari agar doa lebih beradab dan diijabah oleh Allah.
1. Langsung Meminta Tanpa Memuji Allah dan Bershalawat
Saat menginginkan sesuatu, kerap kali kita terburu-buru menyampaikan hajat tanpa diawali adab yang tepat. Rasulullah SAW mengajarkan agar setiap doa dibuka dengan memuji keagungan Allah Ta'ala dan membaca shalawat kepada Nabi. Mengabaikan dua hal ini membuat doa terkesan kurang beradab, ibarat seseorang yang meminta bantuan kepada sesama manusia tanpa menyapa atau menguncapkan salam terlebih dahulu.
2. Berdoa dengan Hati yang Lalai dan Ragu
Doa bukan sekadar lisan yang mengucapkan kata-kata, melainkan interaksi batin antara hamba dan Penciptanya. Berdoa sambil melamun, berfokus pada hal lain, atau merasa ragu apakah Allah akan mengabulkannya adalah bentuk kelalaian. Rasulullah SAW menegaskan bahwa Allah tidak menerima doa dari hati yang lalai dan berpaling. Yakinlah sepenuh hati saat memohon.
3. Tergesa-gesa dan Mengaku Doanya Tidak Dikabulkan
Sifat tidak sabar sering kali hinggap saat hajat belum kunjung terwujud. Seseorang lalu berucap, “Aku sudah berdoa, tapi tidak diijabah.” Sikap tergesa-gesa seperti ini justru menjadi penyebab doa tertahan. Ingatlah bahwa Allah mengabulkan doa dalam beberapa cara: diberikan langsung di dunia, disimpan sebagai pahala di akhirat, atau dijauhkan dari keburukan yang setara.
4. Mendoakan Keburukan Saat Emosi
Saat marah atau kecewa, tidak jarang seseorang spontan mengucap ucapan buruk bagi dirinya, anaknya, atau hartanya. Padahal, ada waktu-waktu tertentu ketika pintu langit terbuka dan setiap ucapan langsung diijabah. Berdoa buruk hanya akan merugikan diri sendiri dan keluarga. Gantilah emosi tersebut dengan doa kebaikan agar membawa keberkahan.
5. Meminta Hal yang Mengandung Dosa atau Memutus Silaturahmi
Doa yang baik adalah doa yang membawa maslahat. Memohon sesuatu yang melanggar syariat atau meminta agar hubungan kekeluargaan terputus merupakan kesalahan fatal. Allah tidak akan mengabulkan permohonan yang di dalamnya terdapat niat maksiat atau perpecahan antar sesama muslim.
Memperbaiki adab dalam berdoa adalah bentuk ikhtiar agar hubungan kita dengan Allah makin dekat. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, semoga setiap bait doa yang kita panjatkan didengar dan diridhai oleh-Nya.
Sumber :
